Alex Manninger Ungkap Peran Barunya di Liverpool

Menurut pengakuan kiper gaek tersebut, ia memang tidak akan menjadi kiper pertama atau kedua di skuad Liverpool namun ia diminta untuk ikut menjadi motivator bagi para pemain Liverpool meski tugas utamanya masih lah tetap sebagai pemain sepakbola.
Maka, kini terjawab sudah alasan Jurgen Klopp ngotot mendatangkan kiper berusia 39 tahun tersebut dari Augsburg. Sebelumnya fans Liverpool memang tak sedikit yang mengernyitkan dahi melihat keputusan klub yang meminjamkan Danny Ward dan Adam Bogdan ke tim lain namun kemudian mendatangkan Manninger untuk melapis Simon Mignolet dan Loris Karius.
Saya senang bekerja untuk tim dan tidak hanya terfokus pada diri saya sendiri. Kamu tentunya butuh seseorang di belakangmu yang bisa memberi bantuan dan mampu membakar semangatmu baik sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan sesudah pertandingan. Dan mungkin itu adalah tugas saya disini. Saya tahu bahwa saya tidak akan bermain 40 kali dalam semusim. Tapi jika saya dapat kesempatan main, saya akan siap, tandas kiper asal Austria itu.
Saya akan memberikan dukungan penuh saya pada rekan setim. Dengan demikian saya sudah bisa merasa senang melihat performa tim dan juga hasil bagus yang didapat oleh Liverpool, tambah kiper yang pernah bermain bagi Arsenal dan Juventus tersebut.
Manninger sendiri juga mengungkapkan bagaimana awal mula dirinya mendapatkan tawaran dari Liverpool di usianya yang seharusnya sudah masuk masa pensiun. Manninger mengaku sangat terkejut ketika mendapatan telepon yang ternyata dari salah satu klub besar di Inggris tersebut yang ingin mengajaknya bergabung ke Anfield.
Sekitar 10 hari lalu saya menerima telepon dan sejujurnya saya terkejut bahwa panggilan itu dari Liverpool. Saya tahu bahwa saya belum usai di dunia sepakbola, tapi ketika mendapatkan tawaran dari Liverpool, maka itu membuat saya merasa senang. Rasanya fantastis masih bisa mendapatkan kesempatan seperti ini di usia saya yang sudah tak lagi muda.

busparspecialoffer.com judi online Sumber: Sidomi