Armada Juku Eja hanya fokus lolos ke ISL

Sindonews.com – Armada PSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa pada laga tur Sumatera. Andi Oddang dkk menelan dua kekalahan beruntun dari Semen Padang dan Pro Duta lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim ini. Kekalahan itu, membuat klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut, terperosot ke posisi enam klasemen sementara dengan 35 poin. Namun, untuk menjalani laga yang tersisah klub besutan Imran Amirullah ini akan mempersiapkan skuadnya dengan lebih matang lagi. Apalagi jika sesuai jadwal IPL, Pasukan Ramang akan menjamu Bontang FC pada Minggu, (20/10) mendatang. Andi Oddang dkk, tentu punya waktu yang panjang untuk membenahi segala kekurangan tim setelah menjalani tur yang cukup berat, karena menantang dua klub asal Sumatera yang masih bertengger di papan atas klasemen. Semen Padang masih kukuh di puncak klasemen dengan 44 poin, sementara Pro Duta FC saat ini masih berada di posisi kedua dengan meraih 43 poin. Pada laga terakhir Pasukan Ramang harus takluk dari Pro Duta FC membuat sejumlah pilar PSM Makassar cedera. Yakni Abdul Abanda Rahman, Syamsul Chaeruddin, Fandy Edy, Kurniawan Karman dan Rasyid Ayyahid Bakri. Namun persiapan yang cukup panjang bisa membuat para pemain tersebut bisa segera sembuh dan melakoni fokus melakoni laga selanjutnya. Imran Amirullah, pelatih sementara PSM mengatakan, laga terakhir memang cukum menyita tenaga, karena bukan hanya padatnya jadwal kompetisi juga perjalanan yang sangat menyita stamina. “Ada beberapa pemain yang mengalami cedera dan kecapaian, seperti Rasyid yang masih sangat lelah setelah membela timnas (tim nasional) Indonesia,” katanya. Meski demikian, saat tiba di Makassar nantinya, Imran yang juga mantan penggawa Juku Eja ini akan mematangkan kembali persiapan tim. Meski saat ini kompetisi sementara bermasalah, namun baginya semua itu diserahkan pada managemen, dirinya hanya berusaha untuk memaksimalkan tim pada laga selanjutnya. “Semua persoalan kompetisi kita serahkan ke manajemen, kita hanya fokus pada laga, apa pun itu,” ujarnya. Media officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan, saat ini seluruh pemain PSM yang menjalani laga tur Sumatera sudah akan ke Makassar untuk mempersiapkan kembali segala sesuatunya. “Kondisi stamina pemain memang sangat menurun dan ada beberapa yang masih cedera, mungkin karena kecapean dan padatnya jadwa, saat ini kami sudah bersiap ke Makassar,” ujarnya. Sekadar diketahui, saat ini kompetisi yang diikuti oleh PSM yakni IPL sudah tidak diakui oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai kompetisi resmi di Indonesia. Untuk itu, pihak PSSI sudah mensosialisasikan kepada peserta klub IPL format kompetisi baru. Ada dua opsi yang diusulkan yakni langsung melalui verifikasi lisensi dan melakukan kompetisi secara playoff di tempat netral. Namun hingga kini managemen PSM belum mengambil sikap. Abdul Abanda Rahman pemain depan PSM mengatakan, faktor penghentian liga yang dilakukan PSSI terhadap LPIS memang juga sangat menggangu konsentrasi para pemain. Apalagi saat akan melakukan pertandingan, hingga semangat jadi kendur. “Kita tetap fokus ke depannya saja. Tekad kami hanya membawa PSM ke ISL musim depan,” kata pemain yang baru bergabung di PSM pada putaran kedua ini. Terkait dengan kondisi dirinya yang sempat mengalami cedera pada laga tur Sumatera kali ini, mantan striker Persepar Palangkaraya tersebut mengakui suda agak membaik karena sudah mendapatkan perawatan tim medis. “Alhamdullillah kondisi saya sudah membaik, hanya kemarin keram di betis,” pungkasnya. ( aww ) dibaca 1.843x

Sumber: Sindonews