GP Ansor Bumikan Revolusi Mental Jokowi Dengan GIM

RIMANEWS – Ketua Gerakan Pemuda Anshor Nusron Wahid meluncurkan Gerakan Indonesia Mengaji –Revolusi Mental– berbasis Ahlus Sunnah Wal Jamaah untuk memperbaiki kemerosotan moral bangsa. “Saat ini kita lihat, dimana-mana terjadi kemerosotan moral bangsa, ini harus kita perbaiki. Karena itu kita meluncurkan “Gerakan Indonesia Mengaji”, kata ketua GP Anshor Nusron Wahid di GOR Pancasila Surabaya, Jatim, Rabu (18/6). Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh cawapres Jusuf Kalla dan rombongan yang sedang melakukan safari kampanye ke Jawa Timur. Acara dihadiri oleh ribuan anggota GP Anshor Jatim. Menurut Nusron dengan gerakan Indonesia Mengaji–Revolusi Mental–akan bisa memperbaiki moral bangsa. Dalam kesempatan itu Nusron Wahid juga dengan tegas menyatakan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor dua, Jokowi-Jusuf Kalla. “Dalam pilpres 9 Juli nanti sangat istimewa, Hanya ada satu kader NU tulen yang ikut yakni Jusuf Kalla. Kalau yang lain-lain diragukan kebenar NU-nya. Bangsa ini banyak masalahnya, makanya tidak boleh dipimpin oleh orang yang banyak masalah,” katanya. Indonesia tambah Nusron harus dipimpin orang yang bersih jujur dan sederhana. “Dan pak JK orangnya. JK tidak pernah tersangkut korupsi. JK pekerja keras, bersih, dan tetap sederhana,” kata Nusron. Sementara cawapres M Jusuf Kalla menegaskan pasangan capres Jokowi-JK akan tetap memegang amanah jika terpilih. “Insyaalloh kami (Jokowi-JK) akan memegang amanah dan bekerja keras untuk rakyat,” kata Jusuf Kalla. Pemilu Presiden 9 Juli 2014 akan diikuti dua pasangan capres dan cawapre, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (fr) Baca Juga Jokowi Bakal Terjungkal jika Remehkan Ancaman Revolusi Habib Rizieq FPI: Revolusi Sesuai Prosedur Aksi, Revolusi dan Permadi Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Polhukam , Mengaji , Revolusi , GP Ansor , Nusron , Polhukam , Mengaji , Revolusi , GP Ansor , Nusron

Sumber: RimaNews