Kala Ibrahimovic Ingin Bahagiakan Seorang Anak

Bocah asal Bosnia menderita leukemia dan divonis hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk bertahan hidup. Seorang anak asal Bosnia berusia delapan tahun dilaporkan mengidap kanker dan tengah sekarat, namun ia memiliki satu keinginan yang belum terpenuhi: Bertemu dengan seorang Zlatan Ibrahimovic. Adalah Hajrudin Kamenjas dari Saravejo. Seorang bocah yang menderita leukemia dan divonis hanya memiliki waktu kurang dari satu bulan untuk bertahan hidup. Sang ibu, Amela Kamenjas, mengatakan kepada surat kabar Swedia Aftonbladet , bahwa mereka menginginkan Hajrudin meninggal di rumah. Ia mengatakan anaknya memiliki mimpi untuk bertemu Ibrahimovic, yang juga keturunan Bosnia. Amela mengatakan anaknya menyebut pahlawan dirinya adalah ‘Ibrakadabra’ dan terus memintanya bercerita mengenai apapun tentang Ibrahimovic. Cerita mengenai Hajrudin telah tersebar di surat kabar di Bosnia, Kroasia, Italia, Perancis dan Swedia. Striker berusia 32 tahun itu mencetak dua gol saat Paris Saint-Germain meraih kemenangan 3-0 atas Benfica di babak penyisihan grup Liga Champions, Rabu (2/10) waktu setempat. Sejumlah laporan menyebutkan sang pemain terlihat berada di pesawat menuju ke Sarajevo untuk mengunjungi Hajrudin selepas pertandingan. Namun, Ibrahimovic mengaku hal yang tak mudah dan tak mungkin bagi seorang pesepakbola untuk mengabulkan setiap permintaan seperti itu. “Saya mendapatkan permintaan yang sejenis setiap minggu,” ungkap Ibrahimovic seperti dikutip Euro Sport . “Satu-satunya perbedaan saat ini adalah mereka telah menggunakan media. “Kita lihat apa yang bisa saya lakukan. Saya selalu mencoba untuk membuat semua orang senang. Kita akan lihat apa yang bisa saya lakukan untuknya. Ini menyedihkan. Jika semua orang senang, maka saya ikut senang.” Seorang awak media dari PSG juga mengatakan laporan yang menyebutkan bahwa Ibrahimovic telah terbang ke Sarajevo tidak benar. Tim asuhan Laurent Blanc akan berhadapan dengan Marseille pada hari Minggu dan setelahnya Ibrahimovic akan bergabung dengan skuat Swedia untuk Kualifikasi Piala Dunia melawan Austria dan Jerman. Mantan penggawa Juventus dan Inter Milan tengah mengalami dilema. Di satu sisi ia ingin membahagiakan semua orang tanpa mengorbankan karirnya. Di sisi lain, ia ingin mewujudkan mimpi seorang anak yang tengah sekarat.

Sumber: Supersoccer.co.id