Mau Bikin Kongres Futsal? Ini Tipsnya

Para pengurus Futsal Indonesia saat ini sedang disibukkan dengan satu kata baru yang bikin mumet yaitu kata “Kongres”. Ya, dua kubu yang berseberangan rencananya akan membuat Kongres Futsal Nasional di awal 2014 ini. Kubu-kubu ini adalah Badan Futsal Nasional (BFN) dan Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI). Kedua kubu ini rencananya akan menggelar Kongres dengan konsep dan keyakinan mereka masing-masing dimana berujung satu tujuan yaitu membuat Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) pengganti BFN. Namun jika mereka asal membuat kongres tanpa mengetahui teknis dan hasil yang memuaskan, perkembangan futsal di Indonesia akan segitu-segitu saja. Andi Zamzami, mantan wakil ketua BFN PSSI yang saat ini menjalankan Event Organizer futsal, Difamata Sport, mencoba menuangkan pikirannya untuk kelancaran Kongres ini. Berikut ini adalah beberapa tips dari Andi Zamzami agar Kongres Futsal Pertama ini membuahkan hasil yang memuaskan: 1. PSSI harus menetapkan Peraturan Organisasi (PO) tentang keabsahan AFI (sebagai pengganti BFN)/Fungsi dan tanggungjawab AFI/Struktur Organisasi AFI. 2. PSSI menetapkan PO tentang siapa yg berhak mewakili suara Futsal Indonesia di Kongres PSSI. Menurut Andi, pada 2010, statutanya adalah satu suara Futsal di Kongres PSSI adalah diwakili perwakilan Klub. Jadi, dalam hal ini adalah Wakil dari AKFI. Bukan BFN/Komite Futsal/AFI. Untuk kepastian terbarunya, perlu benar-benar dicek ke statuta Kongres PSSI. 3. PSSI menetapkan PO tentang Penyelenggaraan Kongres Futsal PSSI yg Lengkap, Jelas dan Tegas. Antara lain tentang tata tertib yg berhubungan dengan: a. Penyelenggara Kongres Futsal PSSI adalah Komite Futsal PSSI (bukan BFN/AKFI/AFI). Karena, penanggungjawab pengelolaan Futsal di PSSI (pembinaan dan peningkatan prestasi) adalah Komite Futsal PSSI. Komite Futsal PSSI bertanggungjawab kepada Exco, Waketum dan Ketum. b. Peserta yg bisa hadir di Kongres Futsal Indonesia adalah klub-klub Futsal yg aktif di kompetisi resmi PSSI/Ketua BFD atau Ketua Biro Futsal atau Ketua Bidang Futsal di Pengprov PSSI/Penggiat Futsal lainnya yg diakui PSSI. c. Program kerja AFI; Tahunan (jangka pendek) dan empat Tahunan (jangka panjang) haruslah yg berhubungan dengan Organisasi AFI, Organisasi Provinsi, SDM (Pelatih / Wasit), Kompetisi berjenjang domestik, Keikutsertaan Kejuaraan Resmi AFF/AFC/FIFA, Sosialisasi dan Hubungan antar Lembaga. Tertarik mengikuti saran ini? Baca perkembangan kongres futsal Nasional di sini

Sumber: Bolalob