Vanishing Spray Akan Digunakan Di Piala Dunia

Alat ini digunakan untuk menghindari kecurangan dan menandai lokasi tertentu. Para wasit akan menggunakan vanishing spray di Piala Dunia tahun depan untuk menghindari kecurangan dan menandai lokasi pelanggaran dan berdirinya tembok pertahanan pemain. Hal itu dikonfirmasi oleh presiden FIFA Sepp Blatter pada Kamis (19/20). Blatter mengatakan spray , yang dikembangkan di Brasil dan Argentina, mendapat sambutan positif setelah digunakan dalam turnamen Piala Dunia Antarklub di Maroko. “Saya pikir itu solusi yang sangat baik, beberapa orang mengatakan tidak memakan terlalu banyak waktu dan saya juga mengakui cukup skeptis di awal tapi semua wasit yang telah menggunakannya mengaku senang,” ungkap Blatter seperti dikutip Reuters . Saat tendangan bebas diberikan di dekat area penalti, wasit yang mondar-mandir untuk mengatur jarak 9,15 meter antara bola dan bek terdekat, kemudian akan menyemprotkan garis di lapangan untuk menandai posisi yang benar. Garis ini kemudian akan hilang dengan sendirinya dari atas rumput lapangan dalam waktu satu menit. Alat ini telah digunakan beberapa tahun di Argentina dan Brasil di mana secara umum dapat diterima dan dapat mengurangi perdebatan di mana tembok pertahanan harus berdiri dan mencegah kecurangan. “Ini hal yang baru. Kami akan mulai menggunakannya di Piala Dunia Brasil tahun depan,” tambah Blatter. Namun, Marcello Lippi, pelatih juara Asia Guangzhuo Evergrande, mengeluh setelah timnya menelan kekalahan 3-0 dari Bayern karena menganggap wasit belum mengukur jarak dengan benar. “Tembok pertahanan itu berjatak 15 meter dari bola,” keluh peraih Piala Dunia Italia.

Sumber: Supersoccer.co.id