Dedi Gusmawan Pertimbangkan Hengkang Dari Myanmar

Kendati berpeluang memperoleh perpanjangan kontrak, namun mantan bek Mitra Kukar ini tampaknya sudah mulai rindu merumput di tanah air. Apalagi saat ini Indonesia telah terbebas dari sanksi pembekuan pemerintah dan juga skorsing dari FIFA.
Di sini (Zeyar Shwe Myay) sudah ada pembicaraan kontrak, ungkap Dedi Gusmawan beberapa waktu lalu.
Tapi saya bilang ke mereka (manajemen Zeyar Shwe Myay) kalau di Indonesia ada (klub), mungkin saya akan main di Indonesia. Namun, kalau nggak ada, mungkin saya kembali ke sini, lanjutnya.
Saya bersyukur masih dihargai dan tetap dipercaya main di sini (Zeyar Shwe Myay), tambah pemain berusia 30 tahun ini.
Pemain didikan PSPS Pekanbaru ini memang belum mengiyakan tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen Zeyar Shwe Myay. Besar kemungkinan, Zeyar Shwe Myay akan mencoret beberapa pemain lokal karena lebih membutuhkan kehadiran Dedi Gusmawan.
Kemungkinan pemain dan pelatih masih sama, pemain lokal yang dibuang. Yang jelas, tim saya ini tim kecil di Myanmar, jadi sudah aman dari degradasi saja sudah bagus, ujar Dedi Gusmawan.
Dedi Gusmawan bergabung dengan Zeyar Shwe Myay sejak pertengahan tahun 2015 lalu dan sudah satu kali mendapatkan perpanjangan kontrak. Hingga saat ini, ia telah melewatkan perayaan Idul Fitri di tanah air karena harus tetap berada di Myanmar.

busparspecialoffer.com result togel sgp hari ini Sumber: Sidomi