Persiba Balikpapan Protes Keras Usai Keok di Kandang

Tim Beruang Madu merasa dirugikan sehingga keok di kandang sendiri dengan skor 1-2 dalam lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship A (ISC A) atau Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 kemarin.
Secepatnya, sekarang suratnya kami kirim, karena ada keputusan wasit yang merugikan tim, tukas Manajer Persiba, Bambang Suhendro, usai laga yang digelar di Stadion Parikesit, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Ada empat kali handball, jelas sekali itu, penonton juga lihat. Handball pertama wasit diam, handball kedua wasit juga diam, begitu selanjutnya, lanjutnya.
Kita protes keras, karena pelanggaran keras, kenapa tidak diberikan [penalti] untuk Persiba. Kita protes kepemimpinan wasit Dwi Purba. Wasit tidak adil, tidak tegas dalam memimpin pertandingan, kecam Bambang Suhendro.
Sementara itu, pelatih Persiba Balikpapan, Jaino Matos, tampaknya kurang antuasias mengomentari tentang kepemimpinan wasti di pertandingan tersebut. Saya cuma mau omong soal teknis. Soal wasit, kalian (wartawan) yang tulis apa yang terjadi di lapangan. Kalian kan lihat pertandingan. Kita harus hadapi 13 pemain, ucapnya.
Saya hanya mau persiapkan pemain lagi supaya mereka bisa tenang lagi, karena minggu depan kita punya pertandingan berat di Banjarmasin, dan kita akan persiapkan lagi secara maksimal, tambah pelatih asal Brasil ini.
Nada kekecewaan juga terlontar dari kapten tim Persiba Balikpapan, Antonio Teles. Kita kecewa. Walau kita sudah berusaha maksimal, kita enggak bisa dapat tiga poin. Di babak kedua kita banyak sekali peluang, tapi ada yang terjadi? Kalau terjadi pada kita di luar (kandang), itu sudah pasti penalti, sesalnya.

busparspecialoffer.com result togel sgp hari ini Sumber: Sidomi