TPA Bantar Gebang Bakal Diperluas

Rimanews – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi mengalami krisis lahan pembuangan. Pasalnya, kondisi di lima zona areal sampah sudah mulai overload. Pemerintah daerah sudah menyiapkan dana Rp21 miliar untuk memperluas penambahan lahan baru. Baca Juga Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan Kata Presiden Jokowi soal “om telolet om” Kepala Dinas Kebersihan, Kota Bekasi, Abdillah mengatakan, kondisi TPA Sumur Batu milik Pemerintah Kota Bekasi padat dan rawan tak bisa menampung lagi buangan sampah. “Kondisinya sudah memprihatinkan TPA Sumur Batu. Kalau tidak segera diluaskan lahan tersebut, maka seluruh zona sudah tidak bisa menampung seluruh sampah,” katanya. Saat ini, Abdillah mengaku, terus memaksimalkan kerjasama dengan pihak ketiga terkait penanganan sampah. Karena, dalam kerjasama itu disebutkan seluruh sampah yang dibuang ke TPA Sumur Batu akan dijadikan sumber tenaga listrik. “Namun, pengoperasian kerjasama itu baru bisa direalisasikan tahun 2016,” ucapnya. Sekarang ini, untuk zona yang masih aktif menerima pembuangan sampah ada di zona lima. Sementara untuk zona, I, II, III, dan IV sudah tidak bisa digunakan. Apabila tetap dipaksakan, diakui Abdillah, zona tersebut rawan longsor. “Sejauh ini kami melakukan perataan sampah, agar tumpukan sampah bisa termonitor oleh petugas,” jelasnya. Meski begitu, kata Abdillah, overloadnya TPA Bantar Gebang ini tidak mengganggu pembuangan sampah milik masyarakat Kota Bekasi yang totalnya mencapai 1.600 ton perhari. Karena, pihaknya sudah menyiapkan petugas untuk menyusun sampah yang dibuang. Abdillah mengaku, untuk total peluasan zona baru pihaknya harus merogoh kocek sebesar Rp 21 miliar, khusus untuk perluasan lahan. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : TPA Bantar Gebang , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews