Juve Diuntungkan Derby Milan

, Turin : Perebutan gelar juara Seri A Liga Italia bisa berakhir besok malam. Juventus akan merebut scudetto bila bisa menang di kandang Cagliari dan dalam laga lain AC Milan ditekuk Inter Milan. Juve, yang memuncaki klasemen, kini hanya unggul satu angka dari juara bertahan Milan. Keunggulan yang sangat tipis itu tercipta setelah pada Rabu lalu Juve ditahan Lecce 1-1 di kandangnya sendiri dan, pada saat yang sama, Milan berhasil mengalahkan Atalanta 2-0. Antonio Conte, pelatih Juve, mengakui pihaknya telah menyia-nyiakan sebuah bonus karena hanya bisa meraih hasil seri atas Lecce. Tapi ia masih sangat yakin timnya bisa menjadi juara. “Bila dalam dua laga sisa kami bisa tampil bagus, kami akan bisa juara. Bila tidak, tim lain yang akan meraihnya,” katanya. Di atas kertas Juve sangat diuntungkan jadwal. Cagliari mestinya bukanlah lawan berat bagi Si Nyonya Tua karena hanya menempati posisi ke-14 klasemen. Milan justru harus menjalani laga berat melawan tim sekota, Inter, yang tengah berjuang untuk bisa merebut tiket Liga Champions. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa derby Milan akan menjadi laga yang menekan untuk timnya. “Inter bertarung untuk Liga Champions, kami berjuang untuk gelar,” katanya. Gelandang Milan, Sulley Muntari, berharap Juve kembali kehilangan poin dalam dua laga tersisa. “Saya berdoa bahwa Juve kembali dihentikan lawannya lagi,” kata pemain asal Ghana itu. “Kami layak meraih sesuatu yang berharga musim ini.” Meski sangat ingin membantu Milan, Muntari tak akan bisa tampil malam ini. Ia adalah pemain pinjaman dari Inter sehingga tak mungkin diturunkan dalam laga derby . Bagi Inter, laga malam ini akan sangat dilematis. Mereka sangat butuh kemenangan untuk menjaga peluang ke Liga Champions. Tapi kemenangan atas Milan akan berarti membantu memuluskan jalan Juve, klub yang dibenci para suporter mereka, menjadi juara. Presiden Inter, Massimo Moratti, mengakui canggungnya posisi tim dalam laga malam ini. “Ada pertolongan yang akan kami berikan kepada salah satu dari mereka,” katanya. “Siapa yang lebih baik dibantu? Saya tak tahu, bagi kami akan sama saja.” Bagi Inter, peluang untuk merebut tiket Liga Champions kini nyaris tertutup. Tim itu kini mengemas nilai 55, terpaut tiga angka dari Napoli, yang ada di posisi tiga besar klasemen, yang menjanjikan tiket ke Liga Champions. Antara Inter dan Napoli juga masih ada Udinese, yang memiliki nilai sama dengan Udinese (58) dan Lazio (56). Artinya, dua kemenangan dalam laga sisa belum menjamin Nerazzurri bisa lolos ke Liga Champions musim depan. AP | | NURDIN

Sumber: Tempo.co