Kang Emil Restui Persib Bandung Bertanding di Lautan Api

BANDUNG – Persib Bandung diperbolehkan lagi tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Adanya restu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membuat Maung Bandung bisa menjamu Arema Cronus, 27 Agustus mendatang. Pekan lalu Persib terpaksa menggelar laga kandang di luar kota. Armada Djadjang “Djanur” Nurjaman harus meladeni Barito Putera di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, karena adanya pesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat. Tony Sucipto dkk tidak bisa bermain di GLBA maupun stadion Jalak Harupat lantaran sedang direnovasi karena akan dijadikan venue PON. Tapi, persoalan itu untuk sementara bisa teratasi. Itu setelah Kang Emil mengijinkan Persib tampil di GLBA saat nanti meladeni Arema. Walau laga itu terbilang mepet dengan masa persiapan PON XIX/2016, Kang Emil memberi ijin karena Persib bersedia bertanggung jawab. Itu dibenarkan Ketua Harian Panitia Besar PON Iwa Karniwa. Dia memberi dukungan penggunaan GBLA untuk laga kandang Persib kontra Arema. “Kami mendukung Persib main di situ (GLBA) dengan persyaratan menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan,” ujar Iwa di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/8/2016). GBLA idealnya tidak dipakai Persib dulu untuk sementara waktu. Sebab saat ini proses renovasi masih berlangsung. Tapi, restu dari Kang Emil tidak bersebrangan dengan program kerja PB PON. “GLBA sebenarnya tidak bisa dipakai dulu. Tapi, karena ada kesanggupan dari pihak manajemen Persib (mengganti biaya jika ada kerusakan), maka Wali Kota (Ridwan Kamil) mengizinkan Persib menggunakan GBLA,” tambah Iwa. Selain ada kesanggupan dari Persib untuk bertanggung jawab, Iwa memandang digelarnya pertandingan di GBLA dapat dijadikan uji coba jelang PON. Iwa hanya menghimbau agar Bobotoh menjaga ketertiban di GBLA. Jangan sampai ada kerusakan karena bisa berdampak pada pelaksanaan PON. “Ini sebagai bahan simulasi untuk pertandingan yang sebenarnya nanti di PON, seperti kesiapan lahan parkir, penataan parkir, manajemen parkir, transportasi, keamanan, dan lalu lintas,” pungkas Iwa. ( mir ) dibaca 4.884x

Sumber: Sindonews