Niat Beli Pelek Bekas, Cek Kondisinya Dulu

Jakarta, Otomania – Beragam cara dilakukan pemilik kendaraan untuk mengubah penampilan mobil kesayangan, salah satunya adalah perubahan kaki-kaki kendaraan dengan mengganti pelek. Hal ini jadi cara mudah mengubah tampilan kendaraan agar semakin menarik. Namun jika pengemudi tidak mempunyai dana yang cukup untuk mendapatkan pelek anyar, pilihan pelek bekas di pasaran menjadi jalan keluar. Harga yang cenderung jauh lebih terjangkau ketimbang pelek baru menjadi salah satu daya tarik pemilik kendaraan memilih menggunakan pelek bekas. Yohanes Hanifa dari JB Autofashion Pasar Mobil Kemayoran mengungkapkan, pilihan menggunakan pelek bekas untuk memodifikasi kendaraan sah-sah saja dipilih tetapi juga harus diwaspadai kondisi pelek yang akan digunakan. “Perlu ada pemeriksaan cermat pada kondisi pelek bekas. Pembeli harus menyadari bahwa ia membeli pelek dalam kondisi yang sudah tidak 100 persen lagi, pemeriksaan menyeluruh pelek bekas wajib hukumnya. Cek apakah ada bekas rusak atau penyok di bagian luar,” ucap Yohanes pada Otomania beberapa waktu lalu. Pemeriksaan bagian luar seperti penyok dan kerusakan. Utamakan pemeriksaan pada dinding pelek tempat ban nantinya akan menggigit bagian ini dan menjadi tumpuan ban terpasang pada pelek. Jika bagian ini rusak atau penyok maka ban tidak akan terpasang sempurna dan dapat menimbulkan bahaya. Setelah pemeriksaan kasat mata dilakukan maka pemeriksaan beralih pada bagian dalam. Pemeriksaan pelek bagian dalam untuk melihat apakah ada bekas perbaikan yang dilakukan pemilik sebelumnya. Proses perbaikan apakah dilakukan dengan benar atau asal-asalan. Jika ada bekas ubahan pada pelek sebaiknya urungkan niat membeli pelek tersebut. Selain pemeriksaan di atas, usahakan pilih tempat membeli pelek yang sudah terpercaya. Jangan membeli disembarang penjual yang tidak memiliki reputasi. Lalu pikirkan kembali keputusan untuk membeli pelek bekas karena pelek merupakan komponen kendaraan yang dituntut untuk bekerja dalam kondisi prima, pelek bekas rentan dengan kondisi rusak dan ada kemungkinan tidak bekerja dengan baik. “Sebaiknya pikirkan lagi membeli pelek bekas, saat ini pelek baru dengan kondisi prima juga sudah terjangkau harganya. Sangat disayangkan nantinya jika timbul masalah dengan pelek bekas dan mempengaruhi keselamatan saat berkendara,” ucap Yohanes.

Sumber: Otomania.com