Persegres semakin tercekik

Sindonews.com — Persegres Gresik United menghadapi problem yang cukup komplit setelah dihajar 0-2 Persita Tangerang di Stadion Petrokimia, Gresik. Masalah utama yang menghinggapi tim Laskar Joko Samudro adalah mental pemain sebagai modal menghadapi laga berikutnya. Persegres dalam situasi terpuruk dan sulit meningkatkan motivasi bertanding setelah dikejutkan Persita Tangerang. Sudah begitu, lawan yang dihadapi selanjutnya jauh lebih berkualitas yakni Persib Bandung. Di atas kertas, Persib kualitas jauh di atas Persita Tangerang, Pelatih Persegres Widodo C Putro menghadapi persoalan yang pelik karena harus membangkitkan gairah timnya. Empat pertandingan tanpa kemenangan membuat kepercayaan diri Aldo Baretto dkk terus menurun. Itu belum termasuk persoalan produktifitas yang minim. Lima pertandingan terakhir, Persegres hanya mencetak tiga gol dan kemasukan lima gol. Sepanjang musim, Laskar Joko Samudro telah kebobolan sebanyak 33 kali dan baru memasukkan 23 gol. Statistik itu menggambarkan Persegres belum layak naik ke peringkat bergengsi. Situasi semakin rumit karena sejumlah pemain kurang fit alias cedera dan ada yang terkena akumulasi kartu kuning sehingga harus absen lawan Maung Bandung pada 5 Juni nanti, seperti bek Ambrizal. “Kami sekarang ini dalam situasi kurang beruntung,” aku Widodo. “Sejumlah pemain kurang fit dan itu menjadi salah satu penyebab kekalahan lawan Persita. Harapan saya di pertandingan lawan Persib semua pemain dalam kondisi jauh lebih fit. Saya yakin pertandingan berikutnya akan jauh lebih sulit,” tutur mantan asisten pelatih tim nasional (timnas) ini. Soal mental pemain, Widodo mengaku terus memberikan wejangan untuk menjaga kepercayaan diri pemain. Dia sendiri menolak menyalahkan pemain kala dikalahkan Persita Tangerang. Itu sebagai salah satu langkah agar pemain tidak down setelah menelan dua gol. Di tengah situasi kurang bagus, pelatih kelahiran Cilacap masih menyimpan keyakinan timnya bakal bisa bangkit. Itu berlatar pada upaya pemain untuk menang dan menguasai pertandingan, terlepas dari kekalahan 0-2. “Saya melihat effort mereka di lapangan sangat bagus,” terangnya. Persegres yang sudah memainkan 22 pertandingan, berada di urutan 12 klasemen sementara dengan koleksi 24 angka. Tim kebanggaan Ultras berpotensi terjun bebas ke bibir zona degradasi jika kalah lagi saat menjamu Persib, karena tiga tim mengintai di bawahnya. Pelita Bandung Raya (23 poin), Persija Jakarta (22) dan Persepam Madura United (22), memainkan satu pertandingan lebih sedikit. Jika pekan depan mereka bisa menambah poin sempurna dan Persegres kalah, maka tim asal Kota Pudak bakal kembali berjuang menghindari degradasi, sama persis seperti musim lalu. ( wbs ) dibaca 1.530x

Sumber: Sindonews