PSSI Siap Tanggalkan Nama LPI

, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap menanggalkan nama kompetisi Liga Prima Indonesi (LPI) jika klub-klub yang bermain di Liga Super Indonesia (LSI) bersedia kembali ke kompetisi resmi yang digulirkan PSSI. Tawaran ini akan dibahas dalam pertemuan antara PSSI dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Senin, 12 Maret 2012. “Kompetisi tidak harus dengan nama LPI atau LSI, yang penting mereka (klub-klub LSI) mau duduk bersama untuk menyatukan kompetisi dulu. Kalau mereka mau, nama kompetisi tidak harus LPI,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Organisasi, Hadiandra, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 11 Maret 2011. PSSI dan KONI akan bertemu besok untuk membahas dualisme kompetisi dan konflik PSSI. Kamis pekan lalu KONI telah memanggil Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dan klub-klub Liga Super Indonesia. PSSI dan klub-klub LPI yang saat itu turut diundang, tak datang karena sejumlah petingginya sedang berada di luar negeri. Hadiandra mengatakan PSSI hanya bersedia melakukan rekonsiliasi dengan klub-klub LSI, bukan dengan KPSI. “Yang dimaksud konflik itu bukan di dalam internal PSSI, tapi ada di pelaksanaan kompetisi. Kalau itu yang dimaksud, oke kita rekonsiliasi dengan klub-klub LSI,” katanya. Pertemuan dengan KONI besok, kata Hadiandra, hanya pertemuan biasa. Ia menilai tak ada yang istimewa dengan pertemuan itu. Karena itu Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin belum memutuskan apakah akan menghadiri pertemuan itu atau tidak. “Besok kami ke sana (KONI), tapi belum tentu siapa yang berangkat. Itu kan biasa dipanggil induk organisasi,” katanya. Selain bertemu KONI, PSSI memiliki agenda lain untuk menarik kembali klub-klub LSI. Mereka akan mengundang klub-klub tersebut Rabu, 14 Maret 2012, di Hotel Crown, Jakarta, untuk membahas kemungkinan rekonsiliasi. “Mungkin Rabu kami undang mereka. Maunya mereka gimana , tapi tetap saja maunya kami sesuai dengan aturan,” kata Hadiandra. DWI RIYANTO AGUSTIAR

Sumber: Tempo.co