Tampar Siswi, Guru SMK Dilaporkan ke Polisi

Rimanews – Guru SMK swasta di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan ke polisi karena diduga telah menampar salah satu siswi hingga mengalami luka di bibir dan hidung. Orang tua korban, Vivi Suryanti (38) didampingi anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mengatakan, kejadian bermula saat anaknya CK (16) tidak mengikuti Upacara 17 Agustus. Baca Juga Mengapa Anak Senang Pengumuman Libur Sekolah? Narkoba Racikan Bu Guru Seorang Guru Wanita Nyambi Jualan Sabu Pensiunan Guru Ubah Kotoran Panda Jadi Kertas “Karena tidak ikut upacara, anak saya disuruh membuat makalah sebanyak empat halaman. Setelah diserahkan, ternyata masih ada kekurangan dan anak saya disuruh membuat makalah sebanyak delapan halaman lagi,” katanya di Mapolres Bogor, Selasa (8/9/2015). Saat makalah diserahkan kembali tanggal 1 September lalu, guru tersebut tetap tidak mau menerima. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba kerah baju CK ditarik dan guru tersebut menampar korban sehingga bibir dan hidung siswi SMK itu berdarah. Vivi, warga Jalan Veteran Dalam RT 2/2, Kelurahan Warga Jaya, Bekasi Selatan Kota Bekasi menyesalkan tindakan oknum guru tersebut. “Anak saya dianiaya guru Fisika, sekitar pukul 07.30 WIB. Saya sesalkan, karena anak saya diperlakukan kasar dalam komplek sekolah,” katanya. CK, siswi kelas 1 SMK selama ini tinggal di asrama di sekolah tersebut dan pulang ke rumah seminggu sekali. Rury Arief Rianto, Komisioner KPAI bidang pengaduan, pelayanan, mediasi dan advokasi mengatakan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini, agar dikemudian hari, tidak ada lagi guru main hakim sendiri atas siswanya. “Kami tadi ketemu penyidik PPA dan ternyata sedang berjalan kasusnya. Anaknya sekarang sudah tidak sekolah karena takut sama pelaku,” ujar Rury di Mapolres Bogor. Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Auliya Djabar mengatakan, pihaknya sudah memeriksa empat orang saksi dan melakukan visum atas luka korban. “Guru itu secepatnya akan kami panggil. Sekarang keterangan saksi dulu. Kami juga akan panggil kepala sekolahnya,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tampar , guru , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews