Tidak Bertemu Thailand, Pelatih Garuda Muda Bilang Beruntung

JAKARTA – Tim nasional (timnas) U-23 Indonesia tergabung di Grup A SEA Games 2015 Singapura. Tidak satu grup dengan Thailand, tim kepelatihan skuad Garuda Muda, julukan Indonesia U-23, menilai itu sebagai sebuah keberuntungan bagi timnya. Di Grup A sendiri, Indonesia satu grup dengan tuan rumah Singapura, Myanmar, Kamboja, dan juga Filipina. Adapun Thailand, tim yang dihindari Indonesia U-23, masuk dalam Grup B bersama Malaysia, Vietnam, Laos, Brunei Darussalam, dan juga Timor Leste. ( Baca juga : Indonesia Gabung Grup Lemah di SEA Games ) “Untungnya tidak bertemu Thailand. Dia juara bertahan (juara SEA Games 2013 di Myanmar). Dia juga tampil bagus di Asian Games (2014 di Qatar),” ungkap Asisten Pelatih Indonesia U-23, Mustaqim, saat dihubungi wartawan, Rabu (15/4/2015). “Misalnya di grup itu ada Thailand, mungkin kita akan mencari runner up. Tapi kalah sekarang bisa saja kami mencari juara grup. Kami tentu saja berharap begitu, tapi bukan berarti kami meremehkan tim-tim yang tergabung dengan kami,” sambung pelatih yang juga mantan penyerang Indonesia pada era 1990-an tersebut. Apa yang disampaikan “Abah Taqim”, memaang cukup beralasan. Karena Thailand memang kerap membuat Indonesia U-23 tersungkur di beberapa ajang penting. Pertama, Garuda Muda dipaksa menyerang, 0-1, di final SEA Games 2013 yang membuat Indonesia kembali gagal meraih medali emas. Kekalahan kedua terjadi di Asian Games 2014. Indonesia U-23 yang tergabung dengan Thailand di Grup B, bertemu di partai terakhir fase grup. Sayang, Garuda Muda harus mendapat malu setelah dihajar tim besutan Kiatisuk Senamuang enam gol tanpa balas. ( bbk ) dibaca 3.669x

Sumber: Sindonews